Mendingan Kepo atau Stalking?


Men, loe kenal dia gak? anak mana tuh? tau namanya gak? cakep. *nunjuk cowok *ternyata maho

Iihh kepo dehh.. loe kok kepo sih? apaan sih, mau tau aja. Ngapain loe nanya-nanya? kok kepo banget. Beneran kepengen tau? kok kepo banget. *ternyata alay

kepo

Pasti loe pernah punya temen kaya gitu. Gue yakin. Temen yang dikit-dikit langsung ngatain kepo. pengen nanya kabar, dibilang kepo. tanya dah makan belum, dibilang kepo. pengen tau namanya dia, dibilang kepo. pengen  tau nomer hapenya, dibilang kepo. pengen tau akun facebooknya, dikatain kepo. malahan ada, baru nanya sekali dah dicap Kepowers. Bukan karena apa sih, tapi nyebelin tau.

Sebenarnya apa salahnya orang kepo sih? itu manusiawi keleess. itu tandanya dia peduli dengan loe. (っ’з’)っ(˘ε˘`)

Apabila #kepo loe gak membuahkan hasil, akhirnya loe diam-diam cari tau namanya, trus cari akun facebooknya. Diam-diam loe cari info tentang dia. Setelah dapet facebook nya, ada link menuju twitter nya. Ketika loe lihat timeline dia ada tweet tentang moment Path nya. Saat loe klik moment dia, loe gak sengaja nemu akun instagram nya. Begitu terus sampe mak ijah beneran bisa jurus chidori. Gak bakal selesai. Jika loe lakuin hal itu, selamat loe jadi Stalker !

Anak zaman sekarang mana sih yang gak tau istilah kepo sama stalk? pasti loe juga tau dong. kan loe juga pernah jadi pelakunya. Ciieee ketahuan. Nah, sebenarnya kepo sama stalking ada hubungannya ga sih? Ada.

Habis kepo, terbitlah setalk

Sesuai kalimatnya, setelah seseorang udah kepo pastilah muncul niatan untuk stalk akun sosial media si target. Kalo orang gahol (gaul) bilang tahapan dalam modusin orang kepo dulu baru stalk. Tapi gue gak akan bahas tentang itu. Gue kali ini lebih bahas tentang mendingan mana antara jadi kepower atau stalker. Riset ini gak ada landasan teorinya, jadi kalo loe mau bikin jadi PKM atau skripsi judul ini gak cocok.

Okay mulai dari tingkat ke-annoying-an nya. Menjengkelkan yang mana?
Jawab : Kepo

Kalo loe tanya tentang info orang yang baru loe kenal sampai lebih dari tiga point, itu sudah masuk katagori kepo. Jadi kalo ada temen loe bilang “kok loe kepo sih” jangan marahin dia, seharusnya loe yang harusnya siap-siap buat digampar. Karena pertanyaan orang kepo lebih menjurus ke hal-hal pribadi seseorang. Dari segi itulah gue nganggep kepo tingkat annoying nya lebih tinggi.

kucingketahuan

Beda dengan stalking yang istilahnya lebih aman, karena perlakuan stalking diam-diam. Tapi hati-hati juga kalo loe lagi stalk. Biar loe gak ketahuan kalo loe lagi stalk dia, jangan sampai kepencet tombol bintang di twitter. jangan sampe ke tap 2x kalo lagi stalk instagramnya. *pengalaman (¬-̮¬)

Kalo dari tingkat banyak informasi yang didapat. 
Jawab : Stalk

Iya jelas aja keless. Ni pertanyaan retorika, pertanyaan yang gak perlu dijawab. Kalo kepo hanya dapet kunci buat buka gembok pintu si dia. Ibaratnya, kalo loe dah dapet kunci rumah orang yg loe pengen tahu segala informasinya, apa yang bakal loe lakuin? nyolong. yup. nyolong informasi. get it?

Dari tipe orang yang lagi kepo atau stalk, Lebih terlihat jomblo mana?
Jawab: Kepo

Karena jomblo adalah kunci, untuk mulai kepo. Sepotong jomblo? hmm.. jomblo makhluk apaan sih? ☉_☉
Lupakan soal jomblo, stop bahas jomblo. karena jomblo bukan point bahasan kita kali ini. *ngeles karena gak bisa jelasin* *terlalu ngehek

Tipe orang yang lebih susah move on?
Jawab: Stalk

Susah move on terjadi karena bayangan seseorang belum hilang dari ingatan kita sepenuhnya. Bisa terjadi karena beberapa faktor, banyak sayatan di hati yang gak bisa sembuh atau hati loe udah trlanjur loe berikan buat dia, dan gak dia balikin. atau ah sudahlah. ┐(ˇ.ˇ”)┌

Dalam fase move on, sebenarnya stalk sangat TIDAK DIANJURKAN karena dapat membuat memori di dalam otak loe tersrang virus ingatan mantan, dan akan menjalar ke sekujur tubuh loe terutama di bagian dada loe, serasa loe gak bisa napas, sesak. Itulah dahsyatnya virus merah jambu kalau sudh bermutasi dan berevolusi menjadi jahat.

Habis kepo, terbitlah stalk | stalk kebablasan, sesak di dada datang.

Rasa sesak saat stalk bisa muncul karena dua faktor. Pertama teringat kenangan bersama dia, karena melihat wajah foto nya, dan teringat kata-kata yang pernah kalian bincangkan di sana. Kedua mengetahui kalau dia sudah bersama dengan yang lain, dan mau menikahi nya. cukup.

Okay. dia sudah bahagia dengan orang yang lebih bisa membahagiakannya. Karena jika loe benar-benar menyukai dia, yang loe lakuin adalah mendoakan kebahagiaannya. *nglantur


stalking

So, kesimpulannya adalah, kepo dan stalk saling berhubungan. Tidak sama, namun mirip. Sama-sama ingin mendapatkan informasi. Beda cara pendapatannya, frontal dan diam diam.

Untuk mendingan mana? itu tergantung kondisi. ada kalanya loe mending kepo. misalnya kepo tugas kuliah besok suruh ngapain. tugas kuliah kapan dikumpulin. tanya kapan mau bikin project buat ujian. Dengan kepo materi kuliah, kalian akan lebih semangat buat mengerjakan tugas karena sudah mepet deadline. Percayalah.

Stalk, mendingan tak usah terlalu sering. karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Ada kalanya sebuah rahasia akan lebih baik jika kita tidak mengetahui suatu rahasia tersebut. – Anonim.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s